
Pertengahan Desember 2025 menjadi hari-hari yang penuh ikhtiar dan kesungguhan bagi tim kemanusiaan dalam menunaikan amanah para donatur. Sejak 16 hingga 18 Desember 2025, rangkaian kegiatan assessment, giat lapangan, hingga persiapan penyaluran bantuan dilakukan di berbagai wilayah Aceh sebagai respons atas kondisi darurat yang dihadapi masyarakat.
16 Desember 2025: Menyusuri Awal Kebutuhan di Aceh Utara dan Aceh Tamiang

Perjalanan dimulai pada 16 Desember 2025 dengan kegiatan assessment di Aceh Utara. Tim turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi riil warga terdampak, mendengar keluh kesah mereka, serta memetakan kebutuhan paling mendesak yang harus segera dipenuhi. Assessment ini menjadi langkah awal yang krusial agar bantuan yang disalurkan benar-benar tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Di hari yang sama, giat kemanusiaan juga dilaksanakan di wilayah Aceh Tamiang. Kehadiran tim di tengah masyarakat bukan hanya membawa misi pendataan, tetapi juga menghadirkan harapan dan penguatan moril bagi warga yang sedang berjuang bangkit di tengah keterbatasan.
17 Desember 2025: Melanjutkan Assessment dan Giat di Langsa

Keesokan harinya, 17 Desember 2025, kegiatan assessment di Aceh Utara kembali dilanjutkan. Pendalaman data dilakukan untuk memastikan tidak ada kebutuhan penting yang terlewat, mulai dari kebutuhan pangan, logistik, hingga sarana pendukung kehidupan sehari-hari.
Selain itu, giat kemanusiaan juga dilaksanakan di Kota Langsa. Interaksi dengan warga setempat menjadi pengingat bahwa setiap wilayah memiliki tantangan yang berbeda, namun satu hal yang sama: mereka membutuhkan uluran tangan dan kepedulian dari sesama.
18 Desember 2025: Persiapan Penyaluran dan Perjalanan ke Bener Meriah

Memasuki 18 Desember 2025, fokus kegiatan diarahkan pada persiapan penyaluran bantuan. Tim melakukan belanja berbagai kebutuhan yang akan disalurkan di Aceh Utara, memastikan seluruh logistik dalam kondisi siap dan layak untuk diterima masyarakat.
Di hari yang sama, tim bergerak menuju Desa Seni Antara, Bener Meriah, dengan membawa bantuan untuk warga terdampak. Perjalanan panjang dan medan yang tidak selalu mudah menjadi bagian dari ikhtiar, demi memastikan amanah sampai kepada mereka yang membutuhkan.

Total dana yang tersalur untuk wilayah Bener Meriah mencapai Rp137,5 juta. Angka ini bukan sekadar nominal, melainkan wujud nyata dari kepercayaan dan kepedulian para donatur yang telah menguatkan langkah-langkah kemanusiaan ini.
Amanah yang Terus Mengalir
Rangkaian kegiatan ini menegaskan bahwa kerja kemanusiaan bukan hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi tentang hadir, mendengar, dan bergerak bersama masyarakat. Setiap assessment, setiap giat lapangan, hingga setiap bantuan yang dibawa adalah bagian dari upaya menjemput ridha Allah dengan menolong sesama.
Terima kasih kepada seluruh sahabat amanah yang telah membersamai ikhtiar ini. Semoga setiap langkah, tenaga, dan harta yang dititipkan menjadi amal jariyah yang terus mengalir, serta menghadirkan harapan baru bagi saudara-saudara kita di Aceh.