
Jum’at adalah hari yang Allah muliakan. Di dalamnya terdapat waktu-waktu mustajab, limpahan rahmat, serta ajakan untuk kembali menata hati. Pada hari inilah, kebaikan kecil bernilai besar, dan sedekah sederhana dapat berubah menjadi cahaya yang menerangi banyak kehidupan. Semangat inilah yang dihidupkan dalam kegiatan Jum’at Berkah ZIS Indosat pada Jum’at, 9 Januari 2026, bertempat di Masjid Al-Muhajirin, Villa Bintari Regency, Tangerang Selatan.
Sejak pagi, Masjid Al-Muhajirin telah dipenuhi suasana khidmat. Jamaah berdatangan untuk menunaikan shalat Jum’at, sementara para relawan ZIS Indosat dengan penuh keikhlasan menyiapkan paket nasi dan lauk box yang akan dibagikan. Setiap kotak makanan bukan hanya disusun dengan rapi, tetapi juga dibungkus dengan niat baik—niat untuk berbagi, niat untuk meringankan, dan niat untuk menghadirkan kebahagiaan bagi sesama.
Pendistribusian paket nasi dan lauk box dilakukan kepada jamaah shalat Jum’at serta warga sekitar masjid. Bagi sebagian orang, makanan ini mungkin terlihat biasa. Namun bagi mereka yang menerima, sepiring nasi itu memiliki arti yang sangat dalam. Ia adalah pengganjal lapar, penguat tenaga, sekaligus pengingat bahwa masih ada kepedulian yang tumbuh di tengah kehidupan yang sering kali terasa berat.
Allah SWT berfirman dalam Al-Qur’an:
“Perumpamaan orang-orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Ayat ini seakan hidup dalam setiap proses Jum’at Berkah. Apa yang diberikan mungkin tampak sederhana, tetapi di sisi Allah nilainya berlipat ganda. Lebih dari itu, sedekah yang diberikan dengan ikhlas mampu mengetuk hati penerimanya, menumbuhkan harapan, dan menguatkan iman.
Masjid Al-Muhajirin pada hari itu tidak hanya menjadi tempat bersujud, tetapi juga menjadi saksi pertemuan cinta dan kepedulian. Senyum para jamaah, tatapan penuh syukur dari warga sekitar, serta doa-doa tulus yang terucap lirih menjadi balasan terindah bagi para donatur dan relawan. Ada rasa hangat yang mengalir—rasa persaudaraan yang lahir dari keinginan untuk saling menguatkan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Sedekah itu tidak akan mengurangi harta.” (HR. Muslim)
Justru sebaliknya, sedekah menambah keberkahan hidup. Ia membersihkan harta, menenangkan jiwa, dan membuka pintu rezeki dari arah yang tidak disangka-sangka. Melalui program Jum’at Berkah ini, ZIS Indosat ingin terus mengajak masyarakat untuk menanam kebaikan, khususnya di hari terbaik dalam sepekan.

Kegiatan ini menjadi pengingat bahwa berbagi tidak selalu harus menunggu kelapangan. Bahkan di tengah keterbatasan, selalu ada ruang untuk memberi. Sebab sejatinya, sedekah bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa tulus hati kita saat berbagi.
Semoga setiap paket nasi dan lauk box yang dibagikan pada Jum’at Berkah ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Menjadi doa yang terangkat ke langit, menjadi penguat bagi yang lemah, dan menjadi saksi bahwa kebaikan—sekecil apa pun—akan selalu menemukan jalannya. Semoga Allah SWT menerima setiap niat baik, memberkahi para donatur, relawan, dan seluruh penerima manfaat. Aamiin.