
Pada Selasa, 20 Januari 2026, langkah-langkah kecil penuh makna menyusuri lorong-lorong sempit Kampung Pemulung, Tangerang Selatan. Di balik dinding-dinding sederhana dan kehidupan yang berjalan apa adanya, terdapat wajah-wajah renta yang menyimpan kisah panjang perjuangan. Di tempat inilah, program Amanah Lansia dari Langkah Amanah hadir, membawa pesan bahwa di usia senja pun, mereka tetap layak diperhatikan, dihormati, dan dicintai.
Usia lanjut bukan sekadar hitungan tahun, melainkan fase kehidupan yang sarat ujian. Kekuatan fisik kian berkurang, sementara kebutuhan hidup tak serta-merta berhenti. Bagi para lansia di Kampung Pemulung, hari-hari dilalui dengan kesabaran yang sunyi—mengandalkan sisa tenaga, ketabahan hati, dan doa yang tak pernah putus. Mereka adalah saksi kehidupan yang keras, namun tetap teguh berdiri dengan iman dan harap kepada Allah SWT.
Melalui program ini, Langkah Amanah menyalurkan 4 paket sembako nutrisi kepada para lansia yang telah ditetapkan sebagai penerima manfaat. Setiap paket disusun dengan penuh perhatian, bukan sekadar bantuan pangan, melainkan ikhtiar menjaga kesehatan dan keberlangsungan hidup mereka. Nutrisi yang cukup menjadi salah satu bentuk kasih sayang nyata agar para lansia tetap memiliki kekuatan menjalani hari-hari mereka dengan lebih baik.
Tak hanya itu, kepedulian juga mengalir kepada lingkungan sekitar. Sebanyak 10 paket makanan siap saji turut didistribusikan kepada warga Kampung Pemulung. Di tengah keterbatasan, satu paket makanan menjadi penguat, satu porsi kepedulian menjadi pengingat bahwa mereka tidak sendiri. Senyum yang terbit sederhana, namun sarat makna—seolah berkata bahwa perhatian kecil dapat menjadi cahaya besar di tengah gelapnya kesulitan.

Seluruh bantuan diserahkan secara langsung kepada para penerima manfaat, dengan menjunjung tinggi prinsip tepat sasaran dan amanah. Karena dalam setiap titipan kebaikan, terdapat tanggung jawab besar untuk menjaga kepercayaan. Amanah bukan hanya soal menyalurkan, tetapi memastikan bahwa bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan, dengan cara yang bermartabat dan penuh penghormatan.
Rasulullah ﷺ bersabda:
“Bukan termasuk golongan kami orang yang tidak menyayangi yang muda dan tidak menghormati yang tua.” (HR. Tirmidzi).
Hadis ini menjadi pengingat bahwa memuliakan lansia adalah bagian dari akhlak mulia seorang Muslim. Melalui Amanah Lansia, Langkah Amanah berupaya menghadirkan nilai-nilai tersebut dalam bentuk nyata, bukan hanya dalam kata-kata.
Di Kampung Pemulung hari itu, bantuan mungkin terlihat sederhana. Namun bagi para lansia, ia adalah tanda bahwa masih ada tangan-tangan peduli yang menggenggam mereka, masih ada doa-doa yang menyertai langkah mereka. Semoga setiap paket yang disalurkan menjadi pemberat amal kebaikan, dan setiap senyum yang tercipta menjadi saksi bahwa kasih sayang akan selalu menemukan jalannya.
Karena sejatinya, di senja usia mereka, yang paling dibutuhkan bukan hanya makanan, tetapi perhatian, penghormatan, dan rasa bahwa mereka tidak dilupakan. Langkah Amanah terus berikhtiar, melangkah bersama masyarakat, menjemput keberkahan melalui kepedulian—agar amanah ini terus hidup dan menguatkan mereka yang lemah.