DARURAT BANJIR SUMATERA: Bantu Evakuasi Korban Banjir di Tapanuli dan Sumatera Barat Bersama Habib Ahmad

Dalam beberapa hari terakhir, dua wilayah di Pulau Sumatera mengalami bencana hidrometeorologi yang memicu banjir besar dan tanah longsor. Cuaca ekstrem dengan hujan deras berkepanjangan, angin kencang, serta kondisi geologi yang labil memperburuk dampak bencana di banyak titik.
📍 1. Sumatera Utara
Banjir bandang dan longsor melanda enam kabupaten/kota: Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Sibolga, Mandailing Natal, dan Nias.
Data sementara mencatat:
- 370 Meninggal
- Ratusan rumah rusak
- Ribuan warga harus mengungsi
- Sejumlah akses jalan terputus dan jembatan rusak
Wilayah seperti Kecamatan Sibolga Utara, Aek Muara Pinang, Aek Habil, hingga Pasar Belakang mengalami genangan dan kerusakan signifikan.
📍 2. Sumatera Barat
Hingga Kamis (27/11), banjir melanda 13 kabupaten/kota di Sumbar, termasuk Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Agam, Pasaman Barat, Kota Solok, Limapuluh Kota, dan wilayah lainnya.
BPBD Kota Padang melaporkan setidaknya 9 kecamatan terdampak, dengan Kecamatan Koto Tangah mencatat 20.983 jiwa terdampak.
Pemprov Sumbar telah menetapkan status tanggap darurat untuk menghadapi banjir, banjir bandang, tanah longsor, dan angin kencang yang masih sangat berpotensi terjadi.
Kebutuhan Mendesak
Berdasarkan assessment tim dan laporan daerah:
- Makanan siap saji & sembako
- Air minum dan air bersih
- Alat kebersihan
- Selimut dan Pakaian dalam
📍 3. Aceh
Di Kabupaten Bireuen saja, banjir merendam 7 kecamatan dengan total lebih dari 2.200 jiwa terdampak. Situasi serupa juga terjadi di Kota Lhokseumawe, di mana banjir dan longsor melanda 4 kecamatan akibat hujan berintensitas tinggi dan angin kencang.
Secara keseluruhan, laporan terbaru BPBA mencatat: update per tanggal 20/12/2025
Pemerintah daerah telah menetapkan 9 kabupaten/kota di Aceh dalam status Darurat Bencana Hidrometeorologi: Bireuen, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Bener Meriah, Gayo Lues, Aceh Singkil, Aceh Utara, dan Aceh Selatan.
Tim Langkah Amanah telah melakukan koordinasi, pengumpulan data, dan siap melakukan penyaluran bantuan ke wilayah terdampak.
Bencana terjadi beruntun di Sumatera. Ribuan keluarga kini berada di pengungsian dengan kondisi serba terbatas, kehilangan rumah, harta, dan akses kebutuhan dasar.
Mari kita bersama membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir dan longsor di Tapanuli dan Sumatera Barat.
Donasi Anda hari ini adalah bantuan darurat yang mereka butuhkan untuk bertahan.
Klik tombol donasi dan salurkan bantuan terbaik Anda.
Bersama Habib Ahmad, kita kirim bantuan secepatnya.