

Akhir tahun 2025, banjir bandang menerjang sejumlah wilayah di Aceh. Air yang datang begitu deras tidak hanya merendam rumah warga, tetapi juga menghancurkan fasilitas sekolah yang menjadi tempat anak-anak menuntut ilmu.
Hari ini, berbulan-bulan setelah banjir berlalu, masih ada sekolah yang berjuang untuk kembali bangkit. Salah satunya adalah SDN 3 Muara Batu, Aceh Utara.

Di sekolah ini, sejumlah bangku dan meja belajar rusak akibat terendam banjir. Keterbatasan anggaran membuat penggantian fasilitas belum bisa dilakukan sepenuhnya. Akibatnya, sebagian anak-anak harus belajar dengan fasilitas yang sangat terbatas.
Bayangkan, saat anak-anak lain dapat duduk nyaman mengejar cita-cita mereka, ada siswa yang masih harus berbagi tempat duduk, belajar dengan meja yang tidak layak, bahkan menyesuaikan diri dengan kondisi kelas yang belum sepenuhnya pulih.

Padahal bagi mereka, sekolah bukan sekadar bangunan. Sekolah adalah harapan. Tempat mereka bermimpi menjadi guru, dokter, tentara, dan pemimpin masa depan.
Melalui campaign ini, kami bersama Eko Yaki mengajak Sahabat Kebaikan untuk menghadirkan kembali semangat belajar anak-anak Aceh. Donasi yang terkumpul akan digunakan untuk membantu penyediaan bangku dan meja sekolah yang layak bagi siswa-siswi SDN 3 Muara Batu.
Karena setiap anak berhak belajar dengan nyaman.
Karena sebuah bangku sekolah mungkin terlihat sederhana bagi kita, tetapi bagi mereka, bangku itu adalah tempat lahirnya mimpi-mimpi besar.
Mari ambil bagian dalam ikhtiar ini. Bantu anak-anak Aceh kembali belajar dengan layak dan menata masa depan mereka, satu bangku sekolah pada satu waktu. ❤️📚
Klik Donasi Sekarang.
Jangan biarkan keterbatasan fasilitas menghentikan langkah mereka meraih cita-cita.
![]()
Belum ada Fundraiser
![]()
Menanti doa-doa orang baik