Cinta Shalat Sejak Dini: Dongeng Isra’ Mi’raj Bermakna untuk Anak-Anak

Alhamdulillah, pada Jumat yang penuh keberkahan, 23 Januari 2026, telah terlaksana kegiatan Dongeng Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ di SD Negeri Pondok Kacang Timur 03. Kegiatan ini menjadi ikhtiar sederhana namun bermakna dalam mengenalkan salah satu peristiwa paling agung dalam sejarah Islam kepada generasi penerus umat, yaitu anak-anak sekolah dasar dari kelas 1 hingga kelas 6.

Isra’ Mi’raj bukan sekadar kisah perjalanan Rasulullah ﷺ yang luar biasa, tetapi juga merupakan peristiwa penuh cinta antara hamba dan Rabb-nya, yang darinya Allah ﷻ menghadiahkan shalat sebagai tiang agama. Kesadaran inilah yang mendorong kegiatan ini dikemas dengan pendekatan yang ringan, edukatif, dan menyenangkan agar nilai-nilai besar tersebut dapat sampai ke hati anak-anak dengan cara yang lembut dan membekas.

Melalui media dongeng interaktif dengan boneka tangan, kisah perjalanan Rasulullah ﷺ dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha, hingga menembus langit-langit menuju Sidratul Muntaha disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan imajinatif. Anak-anak diajak berpetualang bersama Rasulullah ﷺ, seolah turut menyaksikan kebesaran Allah ﷻ dalam setiap tahap perjalanan agung tersebut. Tawa, sorak antusias, dan respon aktif dari para siswa menjadi bukti bahwa metode ini mampu menghadirkan pembelajaran yang hidup dan menyenangkan.

Di balik keceriaan yang tampak, terselip pesan-pesan keimanan yang mendalam. Anak-anak diperkenalkan pada ketaatan Rasulullah ﷺ kepada perintah Allah, keteguhan beliau dalam menghadapi ujian, serta pentingnya menunaikan shalat sebagai bentuk cinta dan ketaatan kepada Sang Pencipta. Shalat tidak lagi sekadar kewajiban, tetapi diperkenalkan sebagai hadiah istimewa yang Allah berikan langsung kepada Rasulullah ﷺ untuk umatnya.

Suasana hangat dan penuh kebersamaan terasa sepanjang kegiatan berlangsung. Dongeng menjadi jembatan yang menghubungkan nilai-nilai langit dengan dunia anak-anak yang penuh warna. Dari sinilah diharapkan tumbuh benih-benih kecintaan kepada Islam, kepada Rasulullah ﷺ, dan kepada ibadah sejak usia dini.

Sebagaimana firman Allah ﷻ:

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsha yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda (kebesaran) Kami.” (QS. Al-Isra: 1)

Melalui kegiatan dongeng peringatan Isra’ Mi’raj ini, anak-anak tidak hanya mengenal peristiwa besar dalam sejarah Islam sebagai cerita, tetapi juga diajak untuk mengambil hikmah dan menanamkan nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari—mulai dari disiplin shalat, berperilaku baik, hingga meneladani akhlak Rasulullah ﷺ.

Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk syiar Islam yang ramah anak, sekaligus menegaskan bahwa sekolah dapat menjadi ruang pembelajaran yang bukan hanya mencerdaskan akal, tetapi juga menghidupkan hati. Semoga langkah kecil ini menjadi amal jariyah, mengalirkan pahala, dan menjadi bagian dari upaya membentuk generasi yang beriman, berakhlak mulia, dan mencintai agamanya sejak dini. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.