
Pada Selasa, 10 Desember 2025, langkah kepedulian kembali dihadirkan untuk saudara-saudara kita yang terdampak bencana di Desa Buangan, Kabupaten Pidie Jaya, Aceh. Melalui program penyaluran makanan siap saji dari dapur umum, sebanyak 900 jiwa yang berada di posko pengungsian menerima hidangan hangat berupa nasi, ayam kari, dan kentang. Makanan ini didistribusikan langsung di Posko Desa Buangan sebagai bentuk respons cepat atas kebutuhan pangan para penyintas.
Sejak pagi hari, aktivitas dapur umum telah dimulai. Para relawan dengan penuh semangat menyiapkan bahan makanan, memasak, hingga memastikan setiap porsi layak dan siap untuk dibagikan. Di tengah keterbatasan sarana dan kondisi lapangan yang masih belum sepenuhnya stabil, proses memasak dilakukan dengan penuh kehati-hatian dan tanggung jawab, karena setiap porsi yang disiapkan merupakan amanah bagi mereka yang membutuhkan.
Bagi para penyintas, makanan siap saji memiliki arti yang jauh lebih besar dari sekadar pengisi perut. Di tengah rasa lelah, ketidakpastian, dan kondisi tempat tinggal yang belum pulih, sepiring nasi hangat dengan lauk sederhana menjadi penguat tenaga sekaligus penghibur hati. Anak-anak, ibu-ibu, hingga para lansia menyambut pembagian makanan ini dengan penuh rasa syukur, bahkan tak sedikit yang menyampaikan terima kasih secara langsung kepada para relawan di lapangan.
Penyaluran makanan dilakukan secara bertahap dan tertib, dengan memperhatikan kondisi para penerima manfaat. Relawan memastikan bahwa seluruh penyintas yang berada di posko mendapatkan bagian secara merata. Kebersamaan dan gotong royong begitu terasa selama kegiatan berlangsung, menciptakan suasana hangat di tengah kondisi yang serba terbatas.

Kegiatan kemanusiaan ini dapat terlaksana berkat kolaborasi dan dukungan dari mitra Kitabisa bersama alumni Turki Indonesia. Sinergi ini menjadi bukti bahwa kepedulian tidak mengenal jarak dan latar belakang. Amanah yang dititipkan oleh para donatur disalurkan secara langsung untuk menjawab kebutuhan paling mendasar para penyintas, yakni kebutuhan pangan harian.
Di tengah musibah, solidaritas menjadi kekuatan utama. Kehadiran dapur umum dan makanan siap saji tidak hanya membantu pemulihan fisik, tetapi juga memberikan dukungan moral bagi masyarakat terdampak. Pesan kepedulian dan empati yang tersampaikan melalui kegiatan ini diharapkan mampu menguatkan hati para penyintas untuk terus bertahan dan bangkit.
Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh donatur, mitra Kitabisa, serta alumni Turki Indonesia atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Setiap rupiah yang disalurkan menjadi bagian dari ikhtiar bersama untuk meringankan beban saudara-saudara kita di Pidie Jaya. Semoga Allah SWT membalas setiap kebaikan dengan pahala berlipat, keberkahan rezeki, dan kemudahan dalam setiap langkah kehidupan.

Kondisi di lapangan menunjukkan bahwa kebutuhan bantuan masih terus berlanjut. Oleh karena itu, kami mengajak Sahabat Amanah dan seluruh masyarakat untuk terus berpartisipasi dalam aksi-aksi kemanusiaan berikutnya. Dukungan dan donasi Anda sangat berarti agar dapur umum tetap berjalan, bantuan pangan terus tersalurkan, dan harapan dapat terus dihadirkan bagi para penyintas.
Mari bersama menjaga semangat kepedulian, karena dari makanan sederhana yang dibagikan dengan tulus, lahir kekuatan untuk bangkit dan menata kembali kehidupan.