
Jumat adalah hari yang istimewa. Ia bukan sekadar penanda akhir pekan, melainkan hari yang Allah muliakan, hari di mana doa-doa lebih dekat untuk dikabulkan dan amal kebaikan dilipatgandakan pahalanya. Dalam suasana penuh keberkahan itulah, ZIS Indosat kembali menebar manfaat melalui kegiatan Jumat Berkah berupa pendistribusian 200 nasi box serta layanan cek kesehatan gratis bagi jamaah dan masyarakat sekitar Masjid Daarut Tauhid, Bintaro Sektor 9.
Sejak pagi, masjid mulai dipenuhi langkah-langkah jamaah yang datang dengan berbagai latar belakang. Ada pekerja yang singgah sebelum melanjutkan aktivitas, ada lansia yang perlahan melangkah dengan tongkat di tangan, ada pula warga sekitar yang datang dengan harapan sederhana: pulang membawa senyum dan rasa diperhatikan. Di tempat inilah, kepedulian tidak lagi berupa kata-kata, tetapi hadir nyata dalam bentuk hidangan sederhana dan layanan kesehatan yang menenangkan.

Pembagian nasi box bukan sekadar soal mengenyangkan perut. Ia adalah simbol perhatian, bahwa di tengah hiruk-pikuk kehidupan kota, masih ada tangan-tangan yang terulur untuk berbagi. Rasulullah ﷺ bersabda:
“Wahai manusia, sebarkanlah salam, berilah makan, sambunglah silaturahmi, dan shalatlah di malam hari ketika manusia terlelap, niscaya kalian akan masuk surga dengan selamat.” (HR. Tirmidzi)
Hadis ini menjadi pengingat bahwa memberi makan orang lain adalah jalan yang Allah bukakan menuju keselamatan dan keberkahan. Setiap nasi yang dibagikan, setiap senyum yang terukir, menjadi saksi kecil dari amal yang mungkin tampak sederhana, namun bernilai besar di sisi-Nya.

Tak hanya perhatian terhadap kebutuhan pangan, kegiatan ini juga menghadirkan layanan cek kesehatan gratis. Bagi sebagian orang, memeriksakan kesehatan adalah hal yang sering tertunda karena keterbatasan biaya atau waktu. Padahal, kesehatan adalah amanah yang kelak akan dimintai pertanggungjawaban. Allah berfirman:
“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al-Baqarah: 195)
Melalui pemeriksaan kesehatan ini, ZIS Indosat berupaya mengingatkan bahwa menjaga tubuh adalah bagian dari ibadah. Setetes perhatian pada kesehatan hari ini bisa menjadi pencegah kesulitan di masa depan.
Wajah-wajah yang semula tampak lelah perlahan berubah cerah. Ada rasa haru yang tak terucap, ada doa-doa lirih yang dipanjatkan dalam hati. Barangkali, di antara doa-doa itulah terselip harapan agar kebaikan ini terus berlanjut, menjangkau lebih banyak jiwa, dan menjadi sebab turunnya rahmat Allah bagi semua yang terlibat—para donatur, relawan, dan penerima manfaat.
Kegiatan Jumat Berkah ini menjadi bukti bahwa zakat, infak, dan sedekah bukan sekadar kewajiban, tetapi jembatan kasih sayang yang menghubungkan hati-hati manusia. Sebagaimana firman Allah:
“Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah adalah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada tiap-tiap tangkai terdapat seratus biji.” (QS. Al-Baqarah: 261)
Semoga apa yang dilakukan pada Jumat penuh berkah ini menjadi amal jariyah yang terus mengalir pahalanya. Semoga setiap nasi yang mengenyangkan dan setiap layanan kesehatan yang menenangkan menjadi saksi bahwa kepedulian masih hidup di tengah masyarakat kita.
Karena sejatinya, berbagi bukan tentang seberapa banyak yang kita miliki, melainkan seberapa tulus kita memberi. Dan di hari Jumat yang mulia ini, ZIS Indosat kembali mengajarkan bahwa kebaikan, sekecil apa pun, selalu menemukan jalannya untuk sampai ke hati.